toilet training

Kelebihan Toilet Training

Buang air besar atau pup dan buang air kecil sangatlah menjadi keseharian alami dari setiap individu manusia baik yang sudah tua, orang dewasa remaja hingga anak-anak, salah satu metode mengajarkan anak untuk bisalancar bab dan buang air kecil sendiri adalah dengan metode toilet training. Waktu yang mengalir begitu saja membuat anda sebagai orang tua diberikan tantangan baru yaitu mengajarkan anak anda untuk mandiri termasuk bisa buang air besar atau kecil sendiri.

Namun anda juga harus tau kapan si kecil mulai bisa diajak untuk belajar toilet training. Beberapa dari orang tua anak tidak yakin kapan untuk memulai toilet training . Begitu pun dengan kesiapan si anak, tidak semua anak balita siap untuk melakukan toilet training maka dari itu penting loh buat kamu untuk bisa membaca kesiapan pada anak.

Kebanyakan anak balita bisa memperlihatkan tanda tanda secara fisik dan emosional pada umur satu tahun setengah dan dua tahun, tergantung gender si anak biasanya balita bergender laki-laki bisa memulainya lebih awal menggunakan toilet atau toilet training dibanding perempuan. Meski si kecil bergender laki-laki anda bisa mengajarkannya untuk buang air kecil sambil duduk dulu dibandingkan sambil berdiri. Untuk mengawalinya anda bisa mengajarkan anak pup dan pipi dengan potty, pispot, ataupun toilet training yang banyak tersedia di online store.

Anda bisa melatih si kecil ketika anda sudah melihat tanda-tanda yaitu dapat mengikuti perintah perintah sederhana dari orang tuanya atau pengasuh nya, si kecil bisa mengerti kata-kata yang berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan di toilet, secara emosi mampu mengekspresikan kapan harus buang air, popok yang dipasang selama dua jam masih kering, anak dudah bisa beranjak sendiri menuju potty atau toilet training diduduki lalu beranjak pergi kembali, anak mulai tidak nyaman dengan popoknya dan suka menarik narik kebawah, menunjukan ketertarikan pada toilet training atau potty dan tidak mau memakai popok inginnya memakai celana.

Jika balita belum siap cobalah untuk tetap menyiapkan potty atau toilet training dan membiasakan nya jika sedang buang air, biasakan mengunakan kata untuk mengekspresikan keinginan untuk ke kamar mandi salah satu kata yang digunakan adalah kata pipis, anda juga bisa menanyakan apakah popok yang sedang dipakai itu bersih atau kotor supaya balita mengetahui jika popok kotor atau basah berarti harus diganti, sedikit demi sedikit nanti lama lama si ekcil mengerti ko, ajarkan juga duduk di potty atau toilet training duduk dengan mengenakan baju, ketika dirasa cukup siap biarkan dia duduk tanpa popok atau celana.

Jika anda merasa anak sudah siap untuk toilet training jangan memaksa si kecil duduk di toilet ya bila sei kecil tidak mau juga tunjukan pada anak bagaimana cara orang dewasa duduk di toilet, karena rata rata balita itu senang kalau meniru orang dewasa.

Anda juga bisa mengajak nya duduk di potty toilet training di jam jam saat biasanya dia buang air kecil maka dari itu anda juga harus tau siklus intensitas buang air anak anda, coba menangkap isyarat lewat ekspresi anak jika ingin buang air dan ke kamar mandi, jika anak berhasil melakukan toilet trainining beri hadiah pujian agar anak bisa termotivasi, jika ada kegagalan jangan dimarahi ya nanti malah takut untuk buang air. Selain itu pilih tipe potty atau toilet training yang ada di pasaran dengan model dan bermotif sehingga balita anda lebih tertarik untuk memakainya. Semoga artikel ini membantu 😊